Metode Pengobatan menurut rasulluloh

Metode Pengobatan menurut rasulluloh

 

 

jenguk-orang-sakit

Sakit merupakan hal yang pasti terjadi pada manusia. Sakit adalah kondisi dimana tubuh sedang mengalami penurunan atau gangguan pada fungsinya. Walaupun sakit merupakan suatu keadaan tidak menyenangkan kita sebagai umat muslim tidak boleh mengeluh apalagi menyerah begitu saja karna setiap penyakit pasti ada obatnya, sesuai dengan sabda rasulluloh

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari).

 

Thibun nabawi

Pada abad ke-13 mulai dikenal thibun nabawi yaitu pengobatan ala nabi yang diperkenalkan oleh Syekh Ibnu Qoyyim Al Jauziah didalam kitabnya Zaadul Maad. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah berkata dalam Zaadul Ma’ad (IV/33), “Pengobatan cara Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memiliki perbedaan dibanding dengan metode pengobatan lainnya. Karena metode ini bersumber dari wahyu, misykat kenabian dan akal yang sempurna, maka tentu memiliki derajat kepastian yang menyakinkan di samping memiliki nilai keilahian, berbeda dengan metode pengobatan lainnya yang umumnya hanya berdasarkan pikiran, dugaan atau pengalaman semata-mata.” (Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali, 2009) .

Pengobatan ala rasulluloh ini terdiri dari ilahiah dan alamiah. Pengobatan ilahiah yaitu dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk memohon kesembuhan karena semua penyakit datangnya dari Allah SWT dan kesembuhan semata-mata Allah SWT. Sedangkan alamiah pengobatan menggunakan tumbuhan-tumbuhan herbal.

Pengobatan ala rasulluloh terdiri dari

  1. Preventif

Melaksanakan ibadah

  1. Puasa sunah

Dengan berpuasa akan menjaga kesehatan pencernaan, perbaikan tubuh dan otak, menyehatkan jantung, menurunkan berat badan, memelihara kesehatan jiwa, meredakan rasa sakit,serta terhindar dari ” jet lag” yaitu suatu sindrom berupa rasa tidak nyaman pada pencernaan, pikiran, kelelahan disertai gangguan tidur, akibat bepergian melintasi zona waktu yang berbeda.

تَعْلَمُون كُنْتُمْ إِنْ لَكُمْ خَيْرٌ تَصُومُوا وَأَنْ

Dan kalau kalian puasa itu lbh baik bagi kalian kalau kalian mengetahuinya.” (Surat Al-Baqoroh: 184)

  1. Sholat tahajud

Dengan melakukan solat tahajud rutin di setiap malam dengan ijin Allah maka akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker, menjadikan tubuh bugar dan bersemangat, serta terhindar dari penyakit punggung pada usia tua. Dr. Abdul Hamid diyab dan Dr. Ah Qurquz mengungkapkan bahwa shalat malam atau shalat tahajud dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita sehingga tidak mudah terkana penyakit, akan menenangkan hati dari segala kegundahan dan kegelisahan hidup yang dialami

“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian. Wahana pendekatan diri kepada Allah SWT, penghapus dosa dan pengusir penyakit dari dalam tubuh”. (HR at-Tirmidzi).

Menjaga kebersihan dan kesucian

Mandi_yuk200

  1. Kebersihan tubuh

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Fitrah ada lima atau lima perkara dari fitrah; berkhitan, menghabiskan bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan menipiskan kumis.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Kebesihan lingkungan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tutuplah tempat-tempat makanan, tempat-tempat minuman karena sesungguhnya di dalam setahun ada sebuah malam yang turun di dalamnya wabah penyakit tidak dia melewati sebuah tempat makanan atau minuman yang tidak tertutup, atau tidak ada penghalang di atasnya melainkan turun di dalamnya dari wabah penyakit tersebut.” (HR. Muslim).

Pola dan tata cara makan

  1. Pastikan makanan yang didapatkan adalah halal dan baik (thayyib) serta tidak mengandung unsur-unsur yang haram.

وَكُلُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّهُ حَلاَلاً طَيِّباً وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِيَ أَنتُم بِهِ مُؤْمِنُونَ

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS: Al Maidah: 88).

  1. Makan sesudah lapar dan berhenti sebelum kenyang

“Al Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang manusia mengisi sebuah tempat yang lebih buruk daripada perut, cukuplah bagi seorang manusia beberapa suapan yang menegakkan punggungngya, dan jika hawa nafsunya mengalahkan manusia, maka 1/3 untuk makan dan 1/3 untuk minum dan 1/3 untuk bernafas.” HR. Ibnu Majah

  1. Mencuci kedua tangan sebelum makan

cuci-tangan2

“Apabila Rasululllah Sholallahu Alaihi Wassalam hendak tidur sedangkan Beliau dalam keadaan junub, maka beliau berwudhu terlebih dahulu dan apabila hendak makan, beliau mencuci kedua tangannya terlebih dahulu.” (HR. Ahmad)

Kuratif

  1. Madu

Manfaat-Madu-Untuk-Bibir

 

نَّ لِلنَّاسِ شِفَاء فِيهِ أَلۡوَانُهُ مُّخۡتَلِفٌ شَرَابٌ بُطُونِهَا مِن يَخۡرُجُ ذُلُلاً رَبِّكِ سُبُلَ فَاسۡلُكِي الثَّمَرَاتِ كُلِّ مِن كُلِي ثُمَّ يَتَفَكَّرُون لِّقَوۡمٍ لآيَةً ذَلِكَ فِي

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.“ (QS. An-Nahl: 69)

Cara mengkonsumsi madu sesuai dengan cara nabi yaitu dengan meminum madu yang sudah dicairkan dengan air. Nabi mengambil madu lalu mengulum di mulutnya hingga lumer ketika bercampur dengan air liur karena Madu yang mengandung fruktosa lebih baik dicampur dengan air liur agar mudah larut dan dicerna oleh lambung. Mengkonsumsi madu di pagi hari bisa mencegah seseorang terkena sakit maag.  Pada pagi hari perut kosong karena Nabi makan malam ringan sekitar jam 8 malam. Madu dapat melapisi dinding lambung sehingga Nabi SAW tidak terkena maag.  Nabi saw biasanya makan malam dengan porsi yang sedikit. Untuk porsi makan yang lebih banyak Nabi biasa melakukannya ketika makan siang.

 

  1. Air zam-zam

 air

Rasulullah menjelaskan: “Sesungguhnya, zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”. Nabi saw menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril; minuman dari Allah untuk ismail”.(HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas)

Rasulullah (saw) pernah mengambil air zam-zam dalam sebuah kendi dan bekas dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah dan Air zam-zam itu digunakan Rasulullah (saw) untuk memercikkan kepada orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya.

  1. Buah zaitun

“Dan Dia-lah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka, Kami keluarkan tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yag serupa dan yag tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al An’aam [6]: 99)

2309buah-zaitun

Berikut ini merupakan beberapa manfaaat buah zaitun, diantaranya yaitu :

  1. Buah zaitun memiliki khasiat dalam melembabkan kulit wajah, karena kandungan minyaknya mengandung zat linoleic acid.
  2. Buah zaitun juga sangat berkhasiat untuk menyuburkan rambut Kandungan vitamin C di dalam buah zaitun sangat epektif dalam mencegah jerawat dan menghilangkannya dalam waktu yang cukup cepat.
  1. Selain itu, kandungan antioksidan yang dimiliki buah zaitun sangatlah tinggi sehingga sangat ampuh dalam mencegah peyakit jantung.
  2. Kandungan antioksidan di dalam buah zaitun dapat menangkal serangan radikal bebas yang dapat memperlambat perkembangan sel kanker serta menghancurkannya, sehingga dengan mengkonsumsi buah zaitun secara teratur dapat mencegah resiko terkena kanker. Selain itu, kandungan asam oleat nya mampu mencegah penyebaran tumor.
  3. Tidak hanya itu saja, buah zaitun juga memiliki kandunganprostaglandin yang sangat berkhasiat dalam meredakan rasa nyeri pada sendi dan penyakit tulang lainnya seperti osteoporosis.
  4. Buah zaitun memiliki kandungan lemak tak jenuh yang sangat berkhasiat untuk membantu dalam menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga tubuh akan terhindar dari penyakit diabetes. Selain itu, dengan mengkonsumsi buah zaitun secara rutin setiap hari dipercaya dapat mencegah pikun. Hal ini dikarenakan kandungan di dalam buah zaitun dapat mencegah kerusakan pada struktur sel dan membran dalam otak.
  5. Sedangkan kandungan zat besi yang terdapat di dalam buah zaitun, mampu mencegah anemia. Hal ini dikarenakan, kandungan zat besinya dapat membantu dalam pembentukan sel darah merah yang segar.
  6. Buah zaitun mengandung serat alami yang cukup banyak, sehingga sangat berkhasiat untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah gangguan pencernaan seperti susah buang air besar, sembelit dan diare.
  7. Kandungan beta-karotennya sangat berkhasiat dalam menjaga kesehatan mata, sehingga dengan mengkonsumsinya secara rutin dan teratur dapat meningkatkan daya penglihatan.
  1. Kurma

7

“Barang siapa yang makan pagi dengan tujuh butir kurma Ajwah, maka tak akan mencelakainya racun dan sihir dihari itu” (Riwayat Shahih Al-Bukhari).

  • Manfaat kurma :
  • Kurma mengandung antioksidan, anti infeksi, anti inflamasi dan anti hemoragik.
  • Menjaga kesehatan mata dan kulit
  • Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner, dll.
  • Mencegah penyerapan kolesterol LDR dalam usus.
  • Melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.

Terapi Bekam

bekam-untuk-kecantikan

Bekam adalah teknik terapi pengobatan dengan jalan membuang darah kotor ( sel darah yang telah rusak ) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit dengan sayatan pisau atau jarum steril. Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab Hijamah yang berarti pelepasan darah kotor. Bekam atau hijamah menurut rasul dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit apapun, dalam sebuah hadis diriwayatkan “barang siapa yang berbekam tanggal 17, 19, dan 21 maka akan disembuhkan dari segala macam penyakit” (HR Tirmidzi)

Pengobatan dan penyembuhan dengan metode bekam telah diwasiatkan para malaikat kepada Rasulullah saw.

“wahai Muhammad, suruhlah umat mu melakukan bekam”. (HR Abu Daud)

“bekam dapat menambah kecerdasan, kekuatan menghapal dan menambah hafalan orang yang menghafal.(HR Ibnu Majah).

Jenis jenis bekam/ hijamah yaitu :

  1. Hijamah jaffah (bekam kering), hijamah hanya berupa cupping (penyedotan), yang berprinsip mengeluarkan angin dari tubuh. Bekam kering dibagi 3 macam yaitu bekam tarik, bekam luncur dan bekam magnit.
  2. Hijamah Damawiyyah (bekam basah), hijamah dengan cara mengeluarkan darah dari kulit yang sudah dicupping (disedot) sebelumnya. Rasulullah hanya mengenal cara yang kedua dan tidak mengenal cara pertama, dan cara mengeluarkan darah ialah syarthoh (sayatan).

Thomas W. Anderson telah menulis sebuah buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Methode. Beberapa diantara penyakit yang dapat disembuhkan dengan Terapi bekam adalah (obat untuk) Hipertensi, hiperuricemia (Gout/Pirai), hiperkolesterolemia, stroke, parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, gagal ginjal, varises, wasir (hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), tinnitus, asma, alergi, penyakit sistim imun (SLE, HIV), infeksi (Hepatitis, elefantiasis), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, mania, skizofren dan trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (fertilitas) dan kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll)

Nizar D, Muhammad. 2002. Hidup Sehat & Bersih Ala Nabi. Jakarta: Hikmah.

Pandi W, Emma.  2010. Sehat Cara Al-Qur’an & Hadis. Jakarta: Hikmah.

As-Sayyid, Abdul Basith Muhammad. 2007. Pola Makan Rasulullah, Makanan Sehat Berkualiatas Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah. Cetakan ke II. Jakarta: Almahira.

http://syaamilquran.com/metode-pengobatan-menurut-rasulullah.html di akses pada tanggal 17 juni 2015 pukul 17.35

http://www.voa-islam.com/read/sehat-nabawi/2012/03/21/18298/mengenal-hakikat-thibbun-nabawi/#sthash.NlilDBRh.dpuf

di akses pada tanggal 17 juni 2015 pukul 17.40

http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/11/12/31/lx27ak-begini-cara-nabi-muhammad-menyantap-madu           di  akses pada tanggal 17 juni 2015 pukul 17.50

http://manfaat.co/manfaat-buah-zaitun-dalam-islam.html di akses pada tanggal 17 juni 2015 pukul 17.35

http://www.abualbanicentre.com/bekam-al-hijamah#sthash.IaKvYeTT.dpuf